jump to navigation

Kenapa Kita Butuh Air Putih 8 Gelas Sehari?! May 31, 2009

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas
sehari. Jumlah di atas harus ditambah jika kamu seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh
kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari…?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…?
Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak….? belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…),
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental..
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar
(berbeda dengan darah  yang encer, perjalanan akan lancar).

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah)
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental
bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni kamu berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, kamu mungkin suatu saat harus menghabiskan
400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah. Saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.. otak tidak lagi “encer”, dan itu karena sel2 otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen.

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang
makan….)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat
bila darah mengental… . ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.

Sekarang tinggal  pilih: melakukan “investasi” dengan minum sedikitnya
8 gelas sehari- atau- “membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke.

Pola Hidup sehat. March 27, 2009

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

Dalam hidup ini berlaku hukum “tabungan”. Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?


1. Teh manis

Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.

Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.


2. Gorengan

Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.

Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.


3. Suka ngemil

Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.

Pengganti: Buah potong segar.


4. Kurang tidur.

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.


5. Malas beraktivitas fisik

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Solusi: Bersepeda ke kantor.


6. Sering stres

Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.


7. Kecanduan rokok

Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.


8. Menggunakan pil kontrasepsi

Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.


9. Takut kulit jadi hitam

Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.

Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum ”berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.


10. Keranjingan soda

Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.

Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*

Sumber : Prevention

Juice daun pepaya March 25, 2009

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

Semoga bermanfaat

Saya ingin berbagi info mengenai sesuatu penemuan yg menarik dari anak teman sekelas yg baru saja sembuh dari penyakit demam berdarah (DB). Sesungguhnya, anak teman sekelas tersebut sudah alam kondisi kritis saat di ICU, karena jumlah sel darahnya turun drastis menjadi 15000, sehingga memerlukan transfusi darah sampai 15 liter.

Ayahnya sangat cemas, sehingga dia mencoba mencari info penyembuhan dari teman2nya agar anaknya dapat diselamatkan. Dia menceritakan, bahwa anaknya diberi juice daun papaya. Jumlah darahnya yg semula 45000 setelah diberi 2 ltr transfusi darah, setelah minum juice daun papaya jumlah butir darahnya naik drastis menjadi 135000.

Para dokter dan perawat menjadi terkejut mengetahui hal ini. Pada hari kedua, kondisi anaknya sudah sangat membaik. Maka dia meminta saya agar meneruskan info ini ke teman2 sejawat.

Menurutnya, dua lembar daun peyaya mentah yg sudah dicuci ditumbuk, diperas dan disaring airnya. Anda akan mendapatkan satu sendok teh air daun papaya untuk setiap lembarnya. Dengan begitu, penderita DB kita beri 2 sendok teh per-hari.

Jangan direbus atau disiram air panas, karena akan mengurangi daya sembuhnya. Hanya daunnya yg diperas, jangan diikutkan kerangka daunnya. Rasanya sangat pahit, jadi harus sekali telan.

…… *_Cerita lain mengenai juice daun papaya sebagai obat DB._*

Anda mungkin pernah mendengar hal ini di tempat lain. Kalau belum, saya dengan gembira ingin memberitahukan kepada anda bahwa juice pepaya merupakan obat alamiah untuk demam berdarah (dengue). Mengingat DB sekarang sedang mewabah, alangkah baiknya untuk meneruskan hal ini ke teman2 lainnya.

Teman saya pernah menderita demam ini tahun lalu. Kondisinya sangat serius mengingat jumlah butir darah ibu tersebut turun drastis sampai 28000 setelah 3 hari dirawat di RS, dan air mulai masuk ke paru2nya.. Hal ini menyebabkan dia sulit bernafas.

Dia berumur 32th. Menurut dokter, tidak ada obat untuk penyakit DB. Kita hanya dapat menunggu sampai daya tahan tubuhnya bangkit dan melawan virus DB. Ibu itu telah diberi 2 liter transfusi darah. Kami dapatnya hanya berdoa terus, mengingat jumlah butir darahnya turun terus sejak pertama kali masuk RS.

Beruntung ibu mertuanya pernah dengar bahwa juice daun papaya dapat menyembuhkan demam. Dia cari daun papaya, ditumbuk dan diperas airnya untuk diminumkan ke menantunya. Hari berikutnya, jumlah butir darahnya mulai naik, dan demamnya hilang. Kami terus memberikan juice daun papaya, dan ibu tersebut sembuh dalam 3 hari.

Sungguh menakjubkan, tetapi itu betul2 terjadi. Adalah kenyataan bahwa setiap penderita DB suhu tubuhnya akan panas sekali, dan dipercaya bahwa juice daun papaya mempunyai efek pendinginan sehingga dapat menurunkan suhu tubuh yg sedang demam.

Juga diketahui bahwa juice daun papaya dapat menyembuhkan seseorang yg sedang sakit tenggorokan maupun seseorang yg takut terhadap cuaca panas.

Mohon agar menyebar-luaskan hal ini, mengingat penderita DB makin mewabah akhir2 ini. Adalah sungguh menggembirakan kalau pengobatan alami ini dapat membantu penyembuhan para penderita DB.

Disamping itu, pembuatannya pun sungguh mudah. Tumbuk dan peras daun papaya. sungguh sederhana proses pembuatannya, tetapi hasilnya sangat menakjubkan.

Info: Artikel Kesehatan Nov’2008 October 24, 2008

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
1 comment so far

Berikut Artikel yang mungkin bisa bermanfaat untuk kita semua.

artikel-kesehatan

10 Jenis Uji Laboratorium Darah yang Penting April 1, 2008

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

10 Jenis Uji Laboratorium Darah yang Penting

Melakukan pemeriksaan tes darah setahun sekali merupakan langkah yang perlu dilakukan bagi orang dewasa. tujuannya untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat mengancam kehidupan.

Dengan diketahuinya hasil tes darah tersebut kita dapat cepat melihat adanya perubahan yang terjadi di dalam tubuh kita sebelum berlanjut menjadi sakit yang serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes dan lain-lain.

Apa saja tes darah yang penting bagi orang dewasa, berikut daftarnya..

Uji darah lengkap dan uji kimia darah
Uji darah lengkap biasa dilakukan untuk menentukan adanya kelainan atau penyakit secara menyeluruh. Tes ini memberikan informasi diagnostik yang berhubungan dengan pembuluh darah, hati, ginjal dan sel darahnya sendiri.

Fibrinogen
Berpengaruh penting terhadap bekuan darah. Tingginya kadar fibrinogen berhubungan dengan adanya inflamasi jaringan misalnya aterosklerosis dan penyakit jantung. Dapat membantu memprediksi risiko adanya penyakit jantung dan stroke.

Hemoglobin A1C (HbA1C)
Salah satu penilaian yang baik terhadap kadar glukosa adalah dengan menilai HbA1C. Tes ini dapat menilai kadar gula darah seseorang selama dua hingga tiga bulan ke belakang dan dapat menjadi penentu adanya risiko penyakit jantung dan diabetes.

DHEA
Dehydroepiandrosterone (DHEA), suatu hormon yang diproduksi glandula adrenal. DHEA sering disebut sebagai hormon anti aging. Pemberian DHEA dapat meningkatkan fungsi sistem imun,densitas tulang, libido pada perempuan, mengurangi lemak di perut, melindungi syaraf otak, mencegah DM, kanker dan penyakit jantung.

Prostat-Spesific Antigen (PSA) hanya untuk lelaki.
PSA adalah suatu protein yang dihasilkan oleh glandula prostat pada lelaki. Meningkatnya kadar PSA menunjukkan adanya pembesaran prostat, inflamasi prostat ataupun kanker prostat. Kadar PSA juga dapat digunakan untuk menentukan hasil terapi yang telah diterima untuk penanganan kasus prostat.

Homocysteine
Asam amino homosisteine dibentuk oleh tubuh dari hasil metabolisme methionine. Tingginya kadar homosisteine berisko tinggi menyebabkan serangan jantung, fraktur tulang dan terganggunya fungsi kognitif.

C-Reactive Protein
C-Reacrive protein (CRP) merupakan pertanda adanya inflamasi sistemik yang sangat sensitif. Sehingga peningkatan kadar ini sangat berhubungan kuat dengan adanya penyakit jantung koroner, MCI, stroke dan kematian mendadak karena jantung.

Thyroid Stimulating Hormon (TSH)
TSH digunakan untuk mengkontrol kondisi adanya gangguan pada tiroid.

Testosterone (Bebas)
Testosteron diproduksi oleh testis laki-laki, pada ovarium perempuan, dan pada glandula adrenal lelaki dan perempuan. Mereka yang mengalami kadar testosteron yang rendah umumnya adalah orang tua.

Pada lelaki, testosteron bebas kadarnya dapat digunakan untuk mengevaluasi kadar yang mempengaruhi terjadinya obesitas abdominal, depresi mental, osteoporosis dan penyakit jantung. Sedangkan pada perempuan kadar yang rendah berhubungan dengan penurunan libido dan rasa tidak nyaman.

Estradiol
Seperti testosteron, lelaki dan perempuan membutuhkan estrogen untuk fungsi fisiknya. Pada perempuan kadar estradiol yang rendah mempengaruhi kadar bone mineral density (BMI) yang rendah sehingga berisiko fraktur ataupun osteoporosis. Kadar optimal estradiol dapat menekan terjadinya hot flashes, gelisah dan insomnia. Sedangkan kadar yang rendah berisiko terjadinya penyakit jantung.

Mengenal Hepatitis B January 14, 2008

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
1 comment so far
Mengenal Hepatitis B


Apa itu Hepatitis B dan mengapa Hepatitis B paling ditakuti?
Dari tujuh jenis infeksi virus Hepatitis, mulai dari Hepatitis A sampai Hepatitis G, Hepatitis B adalah yang paling ditakuti. Selain lebih ganas dan lebih gampang menular, jumlah kasus dan sumber penularannya pun banyak berkeliaran di sekitar kita. Orang-orang dekat, tetangga, atau siapa tahu diri kita sendiri.

Gejalanya itu hampir mirip dengan hepatitis A, persis seperti flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularannya dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia.

Dibandingkan virus AIDS (HIV), virus Hepatitis B (HBV) seratus kali lebih ganas (infectious), dan sepuluh kali lebih banyak (sering) menularkan. Kebanyakan pasien Hepatitis B ini akan bisa menyembuh, namun sebagian kecil saja yang langsung meninggal oleh ganasnya virus, atau sebab ketahanan tubuh yang rendah (Hepatitis fulminant).

Sepersepuluh kasus Hepatitis B akan berkembang menjadi Hepatitis menahun (Chronic hepatitis). Pasien dengan Hepatitis B menahun, sebagian menjadi tidak aktif lagi, namun sebagian lagi akan terus memburuk dalam hitungan tahun (Chronic Active Hepatitis). Pasien dengan Hepatitis menahun aktif ini yang memikul risiko komplikasi, jika bukan sirosis (Cirrhosis hepatis), akan menjadi kanker hati (Carcinoma hepatis). Kedua komplikasi ini lazimnya berakhir dengan kematian.

Pengobatan bisa dilakukan dengan interferon alfa-2b dan lamivudine, serta imunoglobulin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis-B yang diberikan 14 hari setelah paparan. Vaksin hepatitis B yang aman dan efektif sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Sedangkan yang berisiko tertular hepatitis B adalah pecandu narkotika dan orang yang mempunyai banyak pasangan seksual. (dari Berbagai Sumber)

Jangan sepelekan kesemutan! January 2, 2008

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

Kesemutan, atau kebas, adalah “gejala” yang hampir pernah dialami oleh semua orang. Biasanya kesemutan menyerang apabila kita terlalu lama diam, atau berada dalam satu posisi tertentu, misalnya duduk sambil melipat kaki untuk waktu yang lama, atau tangan tertindih badan pada saat tidur. Kalau sudah kesemutan, biasanya lama-lama terasa kebal, atau bahkan ngilu, namun akan berangsur-angsur hilang jika kita mulai menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan tersebut. Karena sifatnya easy-come-easy-go, maka kita cenderung menganggap kesemutan adalah hal “biasa”, padahal kesemutan justru bisa jadi pertanda adanya hal-hal yang tidak biasa. Lho kok bisa?

Rangsang listrik terhambat

Kesemutan umumnya memang mudah hilang saat bagian tubuh yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan. Namun ada pula kesemutan yang tidak hilang sendiri. Apabila seseorang mengalami kesemutan di satu bagian tubuh, kemudian menjalar ke bagian tubuh lain di sekitarnya, dan kemudian memperburuk fungsi-fungsi tubuh lainnya, bisa jadi itu adalah manifestasi tumor di bagian depan otak. Sebuah penyakit amat serius dengan gejala awal sepele.

Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala manifestasi dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh dengan sebab macam-macam. Yang paling sederhana, misalnya, jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk terlalu lama. Pada orang sensitif, tidur miring terlalu lama saja dapat menyebabkan kesemutan. Juga duduk dengan siku ditekuk.

Sistem saraf sensorik mempunyai prosedur kerja baku . Stimulus berupa sentuhan, tekanan, rasa sakit, dan suhu panas atau dingin diterima oleh reseptor di kulit, yang lalu dikirimkan ke saraf tepi, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Di sini stimulus diteruskan ke atas sampai ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus dikirimkan ke kulit otak ( cerebral cortex ). Baru pada saat inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu.

Kalau ada gangguan dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tidak disertai gejala-gejala lain biasanya menandakan adanya gangguan pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf tepi. Namun kita mesti lebih waspada jika ada gejala lain di luar kesemutan, seperti dialami Tanto. Bukan hanya kelumpuhan, kesemutan bisa juga disertai gangguan penglihatan, pendengaran, gabungan keduanya, atau lainnya. Kalau ada tumor di otak selain gejala kesemutan atau tebal tadi, ada juga sakit kepala, muntah-muntah, dan kelumpuhan kecil.

Kesemutan sebagai bagian dari gejala penyakit sebenarnya tahap paling awal dari suatu proses kehilangan rasa. Kalau tahap paraesthesia (kesemutan) sudah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) sampai akhirnya mengalami anaesthesia (hilang rasa sama sekali).

Maka bila kesemutan tak hilang hanya dengan dikibaskan, bila tadinya hanya terasa di dua jari kemudian di semua jari, lalu merambat ke tangan; bila tadinya hanya terjadi sekali-sekali namun kini hampir tiap hari, atau bila kesemutannya telah meningkat menjadi baal, itu saatnya kita pergi ke dokter.

Waspadai Kawaski Virus September 24, 2007

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
add a comment

Sindroma Kawasaki (Sindroma Kelenjar Getah Bening Mukokutaneus, Poliarteritis Infantil) adalah suatu penyakit non-spesifik, tanpa agen virus tertentu, yang menyerang selaput lendir, kelenjar getah bening, lapisan pembuluh darah dan jantung. Penyebab dari sindroma Kawasaki tidak diketahui. Sindroma ini pertama kali ditemukan di Jepang pada akhir tahun 1960. Penyakit ini menyerang anak berumur 2 bulan sampai 5 tahun dan 2 kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki.

Gejalanya berupa :
- Demam yang turun naik, tetapi biasanya di atas 39celcius, sifatnya menetap (lebih dari 5 hari), dan tidak memberikan respon terhadap asetaminofin maupun ibuprofen dalam dosis normal.
- Anak rewel, tidak mengantuk
- Kadang timbul nyeri kram di perut
- Ruam kulit di tubuh
- Ruam pada selaput lendir (misal lapisan mulut)
- Tenggorokan tampak merah
- Bibir merah, kering dan pecah2
- Lidah tampak merah
- Kedua mata tampak merah
- Telapak tangan dan telapak kaki tampak merah, tangan dan kaki membengkak
- Kulit pada jari tangan dan kaki mengelupas (pada hari ke 10-20)
- Pembengkakan kelenjar getah bening leher
- Nyeri persendian

Komplikasi :
- Sekitar 5-20% penderita mengalami komplikasi jantung, yg biasanya timbul pada minggu ke 2 – 4
- Peradangan arteri koroner (arteri yang membawa darah ke jantung)
- Aneurisma (pelebaran bagian dari arteri koroner)
- Perikarditis (peradangan kantung jantung)
- Miokarditis akut ( peradangan otot jantung)
- Gagal jantung
- Kematian otot jantung (infark miokardium)

Komplikasi lainnya :
- Ruam yang tidak biasa
- Nyeri atau peradangan sendi (terutama sendi2 yang kecil)
- Peradangan non-infeksius pada selaput otak
- Peradangan kantung empedu
- Diare

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan jika terjadi demam selama lebih dari 5 hari dan ditemukan 4 dari 5 gambaran berikut:
- Ruam kulit
- Alat gerak (lengan dan tungkai) merah dan membengkak
- Mata merah
- Perubahan pada bibir dan mulut
- Pembengkakan kelenjar getah bening

Pemeriksaan yang biasa dilakukan:
- EKG dan ekokardiografi, bisa menunjukkan tanda2 dari miokarditis,perikarditis, artritis, meningitis aseptik, atau vaskulitis koroner.
- Hitung darah lengkap (menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih) dan anemia (berkurangnya jumlah sel darah merah); pemeriksaan darah berikutnya menunjukkan peningkatan jumlah trombosit.
- Analisa air kemih (bisa menunjukkan adanya nanah atau protein dalam air kemih).

 

PENGOBATAN
Pengobatan dini berarti dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan pada arteri koroner dan mempercepat pemulihan demam, ruam dan rasa tidak nyaman. Selama 1-4 hari diberikan immunoglobin dosis tinggi melalui infus dan aspirin dosis tinggi melalui mulut. Setelah demam turun, biasanya aspirin dalam dosis yang lebih rendah diberikan selama beberapa bulan untuk mengurangi resiko kerusakan arteri koroner dan pembentukan bekuan darah. Dilakukan beberapa kali pemeriksaan EKG untuk mendeteksi adanya komplikasi jantung. Aneurisma yang besar diobati dengan aspirin dan obat anti pembekuan (misalnya warfarin). Aneurisma yang kecil cukup diatasi dengan aspirin. Jika anak menderita influenza atau cacar air, untuk mengurangi resiko terjadinya sindroma reye, sebaiknya untuk sementara waktu diberikan dipiridamol, bukan aspirin.

PROGNOSIS
Jika tidak terjadi komplikasi jantung, biasanya akan terjadi pemulihan sempurna. Sekitar 1-2% penderita meninggal, biasanya akibat komplikasi jantung: 50% diantaranya meninggal pada bulan pertama, 75% meninggal pada bulan kedua, 95% meninggal pada bulan keenam. Tetapi kematian bisa terjadi 10 tahun kemudian dan kadang secara tiba-tiba. Aneurisma yang kecil cenderung menghilang dalam waktu 1 tahun, tetapi arteri koroner tetap lemah sehingga beberapa tahun kemudian timbul kelainan jantung. (dari berbagai sumber)

 

Kanker August 22, 2007

Posted by mulyono rafianto in Kesehatan.
1 comment so far

Baca, ketahui kemudian pertimbangkan hal ini…
1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker
ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi
bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak
ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa
tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker
tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.
2. Kanker sel terjadi antara 6 sampai 10 kali di dalam hidup
manusia.
3. Ketika kekebalan tubuh manusia kuat, sel-sel kanker akan rusak
dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor.
4. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut
mempunyai beragam gangguan nutrisi. Hal ini bisa disebabkan oleh factor
genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup.
5. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan
termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.
6. Kemoterapi melibatkan sel kanker beracun yang tumbuh dengan cepat
dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, organ
bagian dalam dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal,
jantung, paru-paru, dsb.
7. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker, juga membakar dan
merusak sel sehat, jaringan dan organ.
8. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering
mengurangi ukuran tumor. Akan tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang
berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor.
9. Ketika tubuh telah banyak mempunyai racun yang terbakar akibat
kemoterapi dan radiasi, sistem imun yang dibinasakan karenanya akan lemah
dari berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10. Kemoterapi dan radiasi bisa mengakibatkan sel kanker bermutasi
dan menjadi bersifat menentang serta sulit dihancurkan. Pembedahan juga
dapat mengakibatkan sel kanker menyebar ke bagian lain.
11. Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel kanker lapar dengan
cara tidak memberinya makanan yang dapat menyebabkannya berkembang biak.
12. Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim
pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam isi
perut menjadi antaran untuk membangun racun.
13. Dinding kanker dialasi oleh protein yang tangguh.
Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim
untuk melawan dinding protein sel kanker dan membiarkan sel pembunuh dalam
tubuh menghancurkan sel kanker.
14. Beberapa suplemen membangun kekebalan imun (IP6, Flor-ssence,
Essiac, anti oksidan, vitamin, mineral, EFA, dll) dan memungkin kan sel
pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker. Suplemen-suplemen lain
seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau pemrograman
kematian sel, metode tubuh normal dari penempatan sel yang rusak, tidak
diinginkan atau tidak dibutuhkan.
15. Kanker adalah penyakin pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang
proaktif dan positif akan membuat selamat. Kemarahan, tidak memaafkan dan
kepahitan menempatkan tubuh ke dalam keadaan penuh stress. Belajarlah
mempunyai semangat mencintai dan memaafkan. Belajarlah santai dan menikmati
hidup.
16. Kanker sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan
beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernapas dengan dalam membantu
mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain untuk
menghancurkan sel kanker.

SE L KANKER HIDUP DENGAN:
a. Gula adalah umpan kanker . Dengan mengurangi gula, berarti juga
mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti
NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya.
Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi
dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk
membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam
laut.
b. Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di organ bagian
dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan
dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.
c. Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam. Diet anti
daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam
daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak
yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita
kanker.
d. Diet dengan 80% sayur dan buah segar , biji-bijian dan
kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa
diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan
enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan
meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk
membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk
kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari. Enzim rusak pada
temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.
e. Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi . Teh
hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker. Yang
terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari
racun dan logam berat dalam air ledeng.

Terima kasih untuk rekan-rekan di Matahari Dept.Store (matahari.co.id)