Promo Vs Advance Program

“Promo vs Advance Program”

 

 

Dalam tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman atau share barangkali ada juga yang mengalami kasus yang sama dalam segi pelaporan Rugi/Laba (Normal dan ada faktor Advance), dan kita bisa ambil penyelesaian yang bijaksana dalam menerapkan nya (“Sesuai dengan hukum Akutansi yang berlaku juga tidak menyalahi aturan Perpajakan”).

 

 

Suatu saat Saya dihadapkan pada permasalahan Program Advance yang artinya program tersebut kita dapatkan dari Prinsipal kita untuk menutupi Promosi yang sedang berjalan dalam periode waktu tertentu, dimana Prinsipal memberikan potongan harga pada setiap invoice pembelian kita (katakanlah 12% / Variant ), dengan kondisi tersebut harga beli kita menjadi lebih rendah dari harga invoice Pembelian normal.

 

 

Namun demikian setiap kali prinsipal menerepkan kebijakan Promosi Program level satu (Potongan pertama / Promo discount sebelum discount Regular dan discount Cash), mereka meminta untuk memotong dari Advance tersebut, akumulasi dari tiap invoice pembelian yang sebelum nya diberikan, dimana Program yang dijalankan prinsipal umum nya berjalan menurut Promo Disc program, dengan set dan kurun waktu yang sudah ditetapkan untuk segment outlet, kategori product, dll tertentu, dalam kasus real nya tergambar seperti perhitungan berikut ini:

 

 

  1. Pembelian : 2.000.000.000,- (Normal)

  2. Advance (12%) : 1.760.000.000,- (Beli Setelah atau ada Advance)

  3. Sales Penjualan: 3.000.000.000,- (Penjualan)

  4. Biaya Promo 100.000.000,- (Biaya Promosi)

 

Jika kita kalkulasi kan dengan kondisi normal maka tercipta kondisi berikut ini :

 

  • Sales 3.000.000.000,- (Penjualan Normal)
  • HPP Normal 2.000.000.000,-
  • 1.000.000.000,- (Keutungan Gross)
  • Biaya Promo 100.000.000,- (Promo Program Prinsipal)
  • Income Netto 900.000.000,- (Keuntungan lebih kecil)

 

Namun Jika kita melakukan perhitungan dengan menggunakan variable Advance sbb:

 

  • Sales 3.000.000.000,-
  • HPP + Advance 1.760.000.000,- (HPP setelah Include Advance)
  • 1.240.000.000,- (Keuntungan Gross)
  • Biaya Promo 100.000.000,- (Promosi Program Prinsipal)
  • Income Adv Gross 1.140.000.000,- (Income terlihat lebih besar)

 

Yang menjadi permasalahan dalam kasus ini adalah kita berharap untuk mendapatkan keuntungan atau Rugi / Laba Real yang dapat kita sajikan dan bagaimana dampak nya terhadap HPP kita yang real dimana sisa saldo Advace yang ada setelah Program Promo periode satu berjalan adalah sebagai berikut :

 

Advance Alokasi (Saldo Awal): 2.000.000.000,- (-) 1.760.000.000,- = 240.000.000,-

Advance terpakai oleh Promosi Program Berjalan 100.000.000,-

Saldo Advance 240.000.000-, (-) 100.000.000,- = 140.000.000,-

 

Untuk catatan pula bahwa Pengunaan Advance dan Promosi Program yang ada selalu kita report pada Prinsipal setiap beriode bulanan.

 

Maka keuntungan Income Advance Netto yang ada seharusnya sebesar 1.140.000.000,- (-) 140.000.000,- adalah sebesar 1.000.000.000,- ,

 

Sekilas terlihat keuntungan yang di dapat dengan menggunakan Advance lebih untung dibanding tidak menggunakan Advance atau Posisi Normal yaitu :

 

Income tanpa Advance 900.000.000,- (Normal)

Income dengan Advance 1.000.000.000,- (dengan Advance)

 

Yang menjadi masalah keuntungan dengan menggunakan Advance yang 1.000.000.000,- tersebut mempengaruhi nilai dari HPP yang ada yang normal nya 2.000.000.000,- menjadi 1.760.000.000,- , dan kita pun dibebankan dengan ada nya saldo Advance yang bersisa 140.000.000,- lagi sebagai cadangan untuk memotong Program promosi bulan berikut nya atau seolah kita memperoleh Pembayaran dimuka Program yang akan kita jalankan pada periode berikut nya.

 

Dengan melihat kondisi tersebut diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa HPP kita yang sebenar nya sangat dipengaruhi oleh kondisi Pergerakan Advance, dari kasus kita tersebut Persedian Barang dagangan yang kecil menjadi kendala pertanyaan “Berapa sesungguh nya nilai HPP kita yang sebanar nya?, Income kita sebenarnya?, Apakah kondisi tersebut menyalahi atruran Akuntansi yang ada?, atau aturan Perpajakan yang ada?, Jika ada Solusi dalam menyajikan laporan keuangan, utama nya Rugi/Laba seperti kasus diatas?.

 

Dalam contoh perhitungan diatas kita gunakan angka-angka bulat, namun sebenar nya / pada kenyataan nya Advance yang diterima berlaku pada setiap pembukaan Invoice Pembelian dengan variant prosentase berbeda dengan range kisaran 10% s/d 20%, sehingga mungkin saja dalam sebulan kita mendapatkan variant Advance 10%,12%,10%,13.5%,15%,10%,18% (untuk setiap kasus invoice pembelian berbeda), dalam sebulan mungkin juga kita memiliki 10 s/d 20 invoice pembelian dengan discount Alokasi Advance berbeda (disisi principal berkenaan dengan Budget promosi) atau kontrol terhadap marekting prinsipal dalam alokasi biaya promosi.

 

Contoh perhitungan simple diatas juga mengesampingkan variant biaya lain (untuk memudahkan simulasi perhitungan), yang lebih komplek lagi Promo Program discount yang dilakukan bisa saja bersifat nasional Promo, yang artinya kita suplier / distributor lokal area dengan coverage tertentu, dibebankan oleh Prinsipal untuk menerima pemotongan A/R oleh Outlet kita secara Group Nasional, padahal Outlet yang ada (yang kita Cover hanya sebagian), mencakup hanya beberapa Outlet sesuai coverege area kita, sehingga A/R kita menjadi objek pemotongan oleh promo nasional dari Principal, namun demikian semua promo nasional Prinsipal tersebut dapat kita Claim ke Prinsipal dengan terlebih dahulu memperhitungkan Advance yang kita dapatkan.

 

Promo nasional tersebut kemudian kita biaya-kan langsung, setiap saat kita lakukan pelunasan A/R, dengan kondisi jika ada beban pemotongan Program promo nasional pada Group outlet tersebut. tidak mustahil suatu saat A/R kita habis oleh beban pemotongan Program Promosi, namun hal ini jarang terjadi karna biasa nya Program discount promosi yang ada tidak melebihi dari A/R yang ada. demikain ulasan diatas di paparkan, lalu bagaimana pengaruhnya terhadap HPP kita, dan berapa Income kita yang sebenarnya?, apakah ada Solusi?.

 

This entry was posted in Manajemen. Bookmark the permalink.

One Response to Promo Vs Advance Program

  1. maharani says:

    saya cukup tertarik dgn pembahan diatas, hanya bahasanya sedikit membingungkan. Saya memang baru pertama baca blog in, maaf. Sebagai principel, saya sangat ingin bisa belajar menciptakan program yang bisa menguntungkan kedua belah pihak. Saya tunggu info lainnya ya,

    trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s